RANDOMNESS

Hello, sorry for keeping post crap things. Things got messier this day.

Actually ada dua kerjaan yang paling gak gw gak suka. Dokter dan Pengacara itu susah. Sumpah susah. From educationally, physically, and most of them mentally. Gw sering  banget malah suka banget nonton film tentang kedokteran, although it has a cheap narration, Grey’s Anatomy is a must see if you love medical thing (ignore about the sexual thing). Scrub, Hawthorne, Royal Pain, name it! Tapi mau sebanyak apapun gw nonton film itu, mau sebanyak apapun season yang udah ada, mau semenarik apapun tubuh manusia yang dikasih tau disana, tetep aja gw gak suka kedokteran. Banyak yang harus dipertanyakan soal kedokteran. Kayak kalau tiba-tiba lo ada di dalem OR (operation room –red)  struggling dengan nyawa orang, berusaha nyelametin orang itu, terus tiba-tiba lo tau orang yang lo selametin itu udah ngebunuh temen baik, orang tua, pacar, atau siapapun yang deket sama lo, masih gak sih lo nyelametin dia? We even look down to people who makes tiny mistake, bisa gak sih lo nyelametin orang yang jelas-jelas udah ngilangin nyawa orang lain? Ok kalau satu, kalau banyak? See? Being a doctor is not easy, that thing about saving guilty people’s life was not on the text book.

Kalau lo bilang harus diselametin karena itu tugas doctor. Gimana kalau lo malah bikin lebih banyak lagi orang terbunuh karena satu orang yang lo selametin? Sama halnya dengan pengacara, gw gatau apa yang mereka fikirkan tapi mereka mati-matian buat ngebela orang yang jelas-jelas salah. Begadang mempelajari kasus, cari dimana ‘bolong’ dari kasus itu. Tapi gimana kalau yang lo bela udah jelas-jelas jahat? Udah jelas-jelas salah? Would you bail? I’m not saying that these two jobs are not good. Tapi tetep aja gw gak ngerti intisari dari dua kerjaan itu. Kalau lo ngomongin soal HAM dan segala macemnya dari si penjahat, apa lo gak ngeliat keluarga korban? Kalau lo bilang orang yang sekarat harus ditolong, apa dia sebelum sekarat ngebantu orang yang dia bunuh?

Gw sebenernya ngedukung penuh soal hukuman mati. Screw the HAM! Eye for an eye, blood for a blood. Toh waktu mereka ngebunuh mereka gak peduli tentang HAM. Kenapa harus peduli tentang orang yang sama sekali gak peduli? I’m not being harsh, make love not war. Condoms are cheaper than guns.

Ps: ok this is absurd, its 2.45am and I can’t sleep

 

XOXO

This entry was published on February 21, 2011 at 4:19 PM and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: