Gabriel Bonheur “Coco” Chanel

Baru aja gw liat kemaren produk Chanel yang baru di Fashion TV, yang pastinya kalau masuk ke Indonesia bisa ngabisin semua uang jajan gw buat setahun kuliah (lebay). Ok tanpa mempermalukan diri sendiri lagi, gw akan mulai membahas tentang cerita sukses dari Gabriel Bonheur “Coco” Chanel yang hari pada 19 Agustus !883 dan wafat pada tahun 1971. It’s a big loss for the world karena Coco Chanel was a pioneering French fashion designer whose modernist philosophy dan ya, dia lah yang menemukan famous fashion brand “Chanel”. Bahkan, sens of fashion Coco telah membuatnya masuk kedalam Time 100 : The Most Important People of The Century.

Chanel lahir di Saumur, French dia adalah anak kedua dari lima bersaudara Albert Chanel dan Jeanne Devolle. Pada tahun 1985, saat Chanel 12 tahun ibunya meninggal karena tuberculosis dan ayahnya pergi meninggalkan mereka. Karena itu, Coco harus hidup selama enam tahun di panti asuhan. Coco menghabiskan liburan sekolahnya untuk mengunjungi bibinya, disana dia diajarkan untuk menjahit, dan membuat baju-baju yang simple. Coco pergi dari panti asuhan diumur 18 tahun dan mulai menjalani ambisinya, pertama dia mulai mencoba-coba mencari kerja dengan menjadi seorang penyanyi di club, ada yang bilang suaranya sangat bagus loh tapi sayangnya dia gagal mendapatkan kerja tetap sebagai penyanyi (well klo dia beneran jadi penyanyi mungkin gak akan ada little black dress bagus rancangannya dan paris gak akan menjadi kota fashion) oh iya, pas dia gagal jadi penyanyi tetap di club itu dia bertemu dengan orang kaya yang bernama Etienne Balsan yang terus membantunya di dunia perjahitan.

Di tahun 1910 Coco menjadi pembuat topi dan membuka butik bernama Chanel Modes. Karir Coco mulai meledak karena seorang aartis ternama menggunakan topinya untuk sebuah pentas drama. In 1913 she established a boutique in Deauville, then on 1915 Coco membuka butik baru lagi bernama Chanel-Biaritzz. Seni menjahit Chanel selalu rapid an maskulin. Seperti Jean Patou, rival utamanya banyak ide-ide Coco yang datang dari pakaian pria, namun juga daerah pantai Brittany dan jalan-jalan di Biarritz dan Deauville. Masa puncaknya terjai pada tahun 20’an berkat kerjasamanya dengan nama-nama seperti Picasso dan Le Corbusier. Setelah mengasingkan diri ke swiss pada tahun 1939 iya kembali ke French di tahun 1954 hingga kematiannya.

Amazing story huh? Yaa semoga aja, gw juga bisa sukses kayak dia. you know, gak terus-terusan jadi mahasiswa, yang kerjanya monoton ngeliatin dosen ngomong didepan kelas (no offense ya bu/pak hehe), semoga at least gw menemukan sesuatu yang berguna kayak Coco nemuin little black dress, atau kayak Mark Zuckerberg nemuin Facebook. Yang penting invented something and I can rest in peace.

 

Current song :

Teenage dream by Katy Perry

Clap Your Hands by 2NE1

 

XOXO

This entry was published on November 17, 2010 at 11:19 AM and is filed under Uncategorized. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: